Warta.in, Purwakarta – Turnamen sepak bola antarklub bertajuk PORADES 2026 yang diinisiasi Kepala Desa Bungurjaya, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta, resmi mencapai puncaknya pada Minggu (11/10/2026).
Dalam laga grand final yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Bungurjaya, tim Liverpool berhasil keluar sebagai juara setelah menaklukkan Chelsea dengan skor tipis 2-1.
Pertandingan final berlangsung sengit dan menarik. Kedua tim tampil ngotot dengan memperagakan permainan terbuka serta saling melancarkan serangan sepanjang dua babak, masing-masing berdurasi 30 menit. Jual beli serangan mewarnai pertandingan hingga Liverpool akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 2-1.
Laga puncak tersebut dipimpin wasit berlisensi FIFA asal Desa Suksadami, Kecamatan Wanayasa. Kehadiran perangkat pertandingan berpengalaman turut menjadi bagian dari penyelenggaraan partai final yang berlangsung kompetitif.
Turnamen yang dimulai sejak 27 September 2026 ini diikuti 10 tim dari sejumlah desa, yakni Desa Bungurjaya, Salem, Pondobungur, Desa Ciawi Kecamatan Wanayasa dan Sindangpanon, Kecamatan Bojong. Kehadiran tim-tim lintas desa dan lintas kecamatan tersebut membuat persaingan semakin ketat sejak babak penyisihan hingga partai final.
Kepala Desa Bungurjaya sekaligus Ketua DPK Apdesi Kecamatan Pondoksalam, Mumuh Muhidin, mengatakan PORADES 2026 tidak semata-mata menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga serta menggali potensi pesepak bola berbakat di tingkat desa.
“Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya semangat sportivitas, kebersamaan, dan kecintaan masyarakat terhadap olahraga sepak bola,” ujar Mumuh.
Sementara itu, Ketua Panitia PORADES 2026, Idon, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan turnamen tersebut. Ia menilai keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari kerja sama, kekompakan, dan kerja keras seluruh jajaran panitia serta dukungan berbagai pihak.
“Alhamdulillah, kegiatan PORADES 2026 dapat berjalan dengan baik hingga pertandingan final. Terima kasih kepada seluruh panitia dan semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga turnamen ini terlaksana dengan sukses,” ujar Idon saat ditemui awak media seusai pertandingan.
Partai final tersebut turut disaksikan Ketua Karang Taruna Desa Bungurjaya, H. Agus, yang akrab disapa Bos Aboh. Kehadiran berbagai unsur masyarakat menambah semarak suasana pertandingan yang mendapat perhatian warga.
Sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan para peserta, panitia memberikan piala dan uang pembinaan kepada para juara. Penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi tim-tim peserta untuk terus meningkatkan kemampuan dan prestasi mereka dalam bidang sepak bola.
Mumuh Muhidin juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, terutama panitia pelaksana, yang telah bekerja keras menyukseskan PORADES tahun ini.
Melihat pelaksanaan yang berjalan baik, ia berencana menggelar kembali PORADES pada tahun mendatang dengan skala yang lebih besar dan jangkauan peserta yang lebih luas.
Lebih dari sekadar turnamen, PORADES 2026 juga diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Selain mempererat hubungan sosial dan membuka ruang bagi lahirnya bibit-bibit pesepak bola potensial, kegiatan ini menjadi hiburan rakyat sekaligus memberikan peluang ekonomi bagi pedagang kecil dan pelaku usaha lokal.
“Banyak hal positif dampak penyelenggaraan PORADES tahun ini. Sampai ketemu di tahun depan. Mohon do’anya yach,” pungkas Mumuh.
Melalui PORADES, Desa Bungurjaya menunjukkan bahwa kegiatan olahraga dapat menjadi sarana membangun kebersamaan, mengembangkan potensi generasi muda, serta menggerakkan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat desa. (ds)






























