PONTIANAK, WARTA IN–KALIMANTAN BARAT — Dalam upaya mempererat tali persaudaraan, memperkuat soliditas organisasi, serta membangun sinergi antarpengurus, jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Laskar Pemuda Melayu (LPM) Kota Pontianak melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LPM Pontianak Utara.
Kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkokoh hubungan kelembagaan, mempererat komunikasi, serta meneguhkan kembali semangat kebersamaan di antara keluarga besar Laskar Pemuda Melayu. Pertemuan ini juga mencerminkan pentingnya menjaga keharmonisan dan kekompakan sebagai fondasi utama dalam membangun organisasi yang kuat, solid, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, hadir Panglima Muda LPM Kota Pontianak, Ishak, S.H., bersama Komandan Komando Inti Laskar Lapangan (KILL) Provinsi Kalimantan Barat, Afriansyah, S.Pd., M.Pd., serta sejumlah pengurus DPD LPM Kota Pontianak. Rombongan disambut oleh Ketua DPC LPM Pontianak Utara, M. Supandi, beserta jajaran pengurus.
Ketua DPC LPM Pontianak Utara Apresiasi Kunjungan Silaturahmi
Ketua DPC LPM Pontianak Utara, M. Supandi, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan Panglima Muda DPD LPM Kota Pontianak beserta rombongan. Ia menilai silaturahmi tersebut merupakan langkah positif dalam mempererat hubungan antarpengurus sekaligus memperkuat ikatan persaudaraan di lingkungan organisasi.
Menurut Supandi, silaturahmi tidak sekadar menjadi ajang pertemuan, tetapi juga sarana membangun komunikasi yang terbuka, menyamakan persepsi, serta memperkuat koordinasi dalam menjalankan roda organisasi.
Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus dipelihara dan ditingkatkan, sehingga seluruh jajaran LPM mampu bergerak secara harmonis, saling mendukung, dan tetap berpegang pada semangat kebersamaan.
“Terima kasih atas kunjungan silaturahmi Panglima Muda LPM Kota Pontianak beserta seluruh rombongan. Kami menyambut baik kehadiran ini sebagai bentuk perhatian, kebersamaan, dan upaya mempererat persaudaraan di keluarga besar LPM. Semoga komunikasi dan koordinasi seperti ini terus terjalin demi kemajuan organisasi,” ungkap Supandi.
Ia juga menegaskan bahwa kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan oleh struktur kepengurusan, tetapi juga oleh kesediaan setiap pengurus dan anggota untuk menjaga kepercayaan, menjalankan tanggung jawab, serta menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Ishak: Membesarkan Organisasi Membutuhkan Niat, Komitmen, dan Rasa Memiliki
Sementara itu, Panglima Muda LPM Kota Pontianak, Ishak, menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPC LPM Pontianak Utara beserta jajaran yang telah menerima kunjungan tersebut dengan penuh kehangatan dan semangat persaudaraan.
Ia menyampaikan bahwa pertemuan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga kekompakan, memperkuat persatuan, serta membangun komitmen bersama dalam membesarkan Laskar Pemuda Melayu, khususnya di Kota Pontianak dan Kalimantan Barat.
“Alhamdulillah, melalui pertemuan ini kita dapat mempererat tali silaturahmi, memperkuat kebersamaan, dan menjaga soliditas untuk bersama-sama membesarkan organisasi Laskar Pemuda Melayu. Organisasi ini membutuhkan kekompakan, kepedulian, serta tanggung jawab dari seluruh pengurus dan anggota,” ujar Ishak.
Dalam kesempatan tersebut, Ishak juga menyampaikan bahwa dirinya mengemban amanah dari almarhum Panglima Besar Datok Iskandar untuk turut membesarkan Laskar Pemuda Melayu, terutama di wilayah Kota Pontianak dan Kalimantan Barat.
Menurutnya, amanah tersebut harus dijalankan dengan kesungguhan, loyalitas, dan komitmen yang nyata. Membesarkan organisasi bukanlah pekerjaan satu atau dua orang, melainkan tanggung jawab bersama seluruh unsur yang berada di dalamnya.
Ia menekankan pentingnya menumbuhkan niat yang tulus, sikap yang dewasa, serta rasa memiliki terhadap organisasi. Dengan demikian, setiap pengurus dan anggota diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari struktur, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kehormatan, marwah, dan keberlangsungan LPM.
“Kalau kita ingin membesarkan organisasi, kita harus memiliki niat, sikap, komitmen, dan jiwa memiliki. Jangan hanya tercatat sebagai pengurus atau anggota, tetapi harus benar-benar mempunyai kepedulian dan tanggung jawab terhadap organisasi. Persatuan akan sulit terwujud apabila kita tidak memiliki semangat kebersamaan,” tegasnya.
Perbedaan Pendapat Harus Disikapi dengan Kedewasaan
Lebih lanjut, Ishak mengingatkan bahwa perbedaan pandangan, pendapat, maupun selisih paham merupakan hal yang wajar dalam perjalanan sebuah organisasi. Namun, perbedaan tersebut harus disikapi secara bijaksana melalui komunikasi yang baik, musyawarah, serta semangat saling menghargai.
Menurutnya, persoalan internal tidak seharusnya menjadi alasan untuk melemahkan persaudaraan atau menimbulkan perpecahan. Sebaliknya, setiap persoalan perlu diselesaikan secara dewasa agar dapat menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran bagi kemajuan organisasi.
Ia mengajak seluruh jajaran LPM untuk mengedepankan penyelesaian masalah melalui dialog, menjaga etika dalam berorganisasi, serta menghindari sikap yang berpotensi memperbesar persoalan.
“Di mana-mana, selisih paham dan perbedaan pendapat merupakan hal yang biasa dalam organisasi. Yang terpenting adalah bagaimana kita menyikapinya dengan kepala dingin dan rasa tanggung jawab. Jangan sampai persoalan kecil menjadi besar dan merusak persaudaraan. Masalah yang besar kita kecilkan, masalah yang kecil kita hilangkan,” tutur Ishak.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kekuatan organisasi tidak diukur dari ketiadaan perbedaan, melainkan dari kemampuan seluruh anggotanya menjaga persatuan dan menyelesaikan persoalan tanpa mengorbankan nilai-nilai persaudaraan.
Soliditas Organisasi Harus Diwujudkan melalui Kerja Nyata
Kunjungan silaturahmi ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi dapat menjadi landasan untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan komunikasi antarpengurus, serta mendorong pelaksanaan program-program organisasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sebagai organisasi kemasyarakatan, Laskar Pemuda Melayu diharapkan terus menjaga hubungan baik dengan masyarakat dan berbagai unsur lainnya, serta berperan aktif dalam kegiatan sosial yang mengedepankan kepedulian, kebersamaan, dan semangat gotong royong.
Konsistensi dalam menjaga persaudaraan, kedisiplinan dalam menjalankan tanggung jawab, serta keterbukaan dalam berkomunikasi menjadi unsur penting untuk membangun organisasi yang semakin matang dan dipercaya.
Melalui sinergi antara DPD LPM Kota Pontianak dan DPC LPM Pontianak Utara, diharapkan terbangun kesamaan visi dan langkah dalam menjaga kehormatan organisasi, memperkuat persatuan internal, serta meningkatkan kontribusi positif bagi lingkungan sosial kemasyarakatan.
Pada akhirnya, kebesaran Laskar Pemuda Melayu tidak hanya ditentukan oleh banyaknya anggota maupun luasnya struktur kepengurusan, tetapi juga oleh kualitas persaudaraan, integritas, komitmen, dan kerja nyata seluruh jajaran dalam menjalankan amanah organisasi.
Persaudaraan dijaga, soliditas diperkuat, dan pengabdian kepada masyarakat terus ditingkatkan.
Sumber: DPC LPM Pontianak Utara..






























