Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Puteri Komarudin Dorong Penguatan Keluarga Berkualitas, Sosialisasikan Bangga Kencana di Karawang

Warta.in, Karawang – Anggota DPR RI Komisi XI, Puteri Anetta Komarudin, mendorong penguatan pembangunan keluarga berkualitas sebagai fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan,
dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) bersama mitra kerja di GOR PGRI Rawamerta, Desa Sukamerta, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB tersebut dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat Dr. Dadi Ahmad Roswandi, S.Si., M.Si., Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Karawang Drs. Imam Al Husaeri Bahanan, M.M., Camat Rawamerta Dadan Nurdiansyah, S.I.P., M.Kesos., serta Kepala Desa Sukamerta Ahmad Holidin, S.Pd.

Hadir pula masyarakat dan unsur aparatur pemerintahan desa yang mengikuti sosialisasi terkait pembangunan keluarga, pengelolaan kependudukan, kesehatan ibu dan anak, serta pentingnya perencanaan keluarga melalui program keluarga berencana.

Dalam pemaparannya, Puteri Komarudin menegaskan bahwa pembangunan keluarga tidak boleh dipandang sebatas persoalan kependudukan dan pengendalian angka kelahiran. Lebih dari itu, pembangunan keluarga merupakan investasi jangka panjang dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berkualitas.

Menurutnya, keluarga menjadi lingkungan pertama sekaligus fondasi utama dalam membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai kehidupan, memberikan pendidikan, serta membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan dan kesejahteraan.

“Melalui program Bangga Kencana, kita ingin mendorong masyarakat agar semakin memahami pentingnya membangun keluarga yang berkualitas. Keluarga merupakan lingkungan pertama dalam membentuk karakter, pendidikan, kesehatan, dan masa depan generasi penerus bangsa,” ungkap Puteri dalam materi pernyataannya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan program Bangga Kencana tidak dapat hanya bertumpu pada pemerintah pusat maupun BKKBN. Diperlukan sinergi dan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah desa, tenaga pendamping, hingga masyarakat.

Puteri menilai, kesadaran membangun keluarga berkualitas harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga itu sendiri. Hal tersebut dapat diwujudkan melalui perencanaan keluarga yang matang, perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak, pemenuhan kebutuhan gizi, serta penerapan pola asuh yang baik.

Berbagai aspek tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi masa depan agar tumbuh sehat, memperoleh pendidikan yang layak, memiliki karakter kuat, dan mampu menghadapi tantangan zaman.

Lebih lanjut, Puteri berharap sosialisasi Bangga Kencana tidak berhenti sebatas kegiatan seremonial atau penyampaian informasi. Namun, harus mampu mendorong perubahan pola pikir dan meningkatkan pemahaman masyarakat sehingga nilai-nilai pembangunan keluarga dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Harapannya, melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat semakin memahami pentingnya perencanaan keluarga dan bersama-sama membangun keluarga yang sehat, harmonis, serta sejahtera,” demikian pesan yang disampaikan dalam materi pidatonya.

Melalui kegiatan tersebut, kolaborasi antara pemerintah pusat, BKKBN, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam memperluas pemahaman serta pelaksanaan program Bangga Kencana.

Penguatan program hingga tingkat desa menjadi langkah strategis agar pembangunan keluarga tidak hanya menjadi agenda pemerintah, tetapi juga tumbuh sebagai kesadaran bersama di tengah masyarakat.

Sebab, kualitas sebuah bangsa berawal dari kualitas keluarganya. Dari keluarga yang sehat, harmonis, terencana, dan memiliki pola pengasuhan yang baik, diharapkan lahir generasi penerus yang mampu menjadi kekuatan bagi masa depan Indonesia. (ds)

Berita Terkait