28.6 C
Jakarta
Rabu, Mei 20, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Syuhada Wisastra: GOKAR Bukan Sekadar Aplikasi, Tapi Gerakan Ekonomi Digital Masyarakat Karawang

Syuhada Wisastra: GOKAR Bukan Sekadar Aplikasi, Tapi Gerakan Ekonomi Digital Masyarakat Karawang

KARAWANG | Warta In Jabar – Di tengah perubahan regulasi transportasi online nasional, GOKAR resmi mengumumkan kebijakan baru terkait potongan aplikator sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan driver dan pelayanan terbaik bagi masyarakat Karawang.

Melalui pengumuman resmi management GOKAR yang dirilis Selasa (19/5/2026), aplikasi transportasi online asli Karawang tersebut menegaskan komitmennya mengikuti arahan pemerintah terkait Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online.

Dalam aturan tersebut, pemerintah menetapkan batas maksimal potongan aplikator sebesar 8 persen dengan pendapatan driver minimal 92 persen. Namun demikian, GOKAR memastikan tetap memberikan skema terbaik bagi mitra drivernya dengan sistem potongan hanya 5 persen yang mulai berlaku efektif Rabu, 20 Mei 2026.

Langkah tersebut disambut positif para driver karena dinilai mampu meningkatkan penghasilan harian sekaligus memberikan semangat baru bagi para mitra pengemudi lokal Karawang.

Founder GOKAR, Syuhada Wisastra, mengatakan bahwa sejak awal GOKAR hadir bukan hanya sebagai aplikasi transportasi online, tetapi juga sebagai gerakan ekonomi kerakyatan berbasis daerah.

“GOKAR lahir dari Karawang untuk masyarakat Karawang. Kami ingin tumbuh bersama driver, UMKM, dan pelanggan dengan sistem yang lebih adil dan bersahabat,” ujar Syuhada Wisastra dalam keterangan resminya.

Ia menegaskan, kebijakan potongan 5 persen merupakan bentuk keberpihakan perusahaan terhadap kesejahteraan para driver di tengah meningkatnya kebutuhan ekonomi masyarakat.

“Kami memahami perjuangan para driver di lapangan. Karena itu management GOKAR mengambil langkah nyata dengan potongan yang lebih ringan agar pendapatan mitra semakin maksimal,” katanya.

Tidak hanya fokus pada driver, GOKAR juga berupaya menjaga kualitas layanan kepada pelanggan dengan pelayanan cepat, aman, dan terpercaya sebagai identitas utama transportasi online lokal Karawang.

Menurut Syuhada, kehadiran GOKAR juga menjadi simbol kebangkitan karya anak daerah yang mampu bersaing di era digital nasional.

“Ini bukan hanya soal aplikasi transportasi. Ini tentang kebanggaan daerah, tentang bagaimana masyarakat Karawang mampu menciptakan platform sendiri dan berkembang bersama,” ungkapnya.

Management GOKAR berharap kebijakan baru tersebut dapat memperkuat loyalitas driver, meningkatkan kepercayaan pelanggan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis digital di Kabupaten Karawang.

Dengan semangat “Dekat Bersahabat”, GOKAR optimistis dapat menjadi transportasi online pilihan masyarakat sekaligus membuka peluang kesejahteraan yang lebih luas bagi para mitra driver di Karawang.

Berita Terkait