Sumatera Selatan, https://warta.in-PALI,
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PALI, Sumatera Selatan, Firdaus Hasbullah, memberikan tanggapan lugas terkait sorotan tajam yang dilayangkan terhadap dirinya dan sejumlah pejabat lain perihal kehadiran dalam kegiatan senam rutin Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) di Gelora November Pertamina, Pendopo.
Sebelumnya, berbagai pihak, termasuk perwakilan instruktur LLI, melayangkan kritik pedas melalui pemberitaan Awak media di Rumah Singgah Aktivis. Mereka mendesak agar anggota DPRD dan istri pejabat tidak hanya muncul saat musim kampanye, melainkan benar-benar turun ke lapangan melihat realita dan kondisi masyarakat secara nyata. Bahkan, secara spesifik, pimpinan DPRD PALI sempat “dicolek” agar hadir langsung ke Sunday morning senam LLI.
Saat dihubungi awak media di rumah singgah Aktivis di sela-sela kesibukannya memimpin sekaligus membuka Seleksi Daerah (Selekda) Panahan Junior di Lapangan Komplek Citra Land, Palembang, Minggu (21/6/2026), Firdaus Hasbullah memberikan klarifikasi terbuka. Seperti yang terlihat dalam dokumen foto yang diterima Kabiro Warta.in//PALI, Firdaus tampak serius memberikan arahan di hadapan para atlet panahan muda.
Firdaus menegaskan bahwa ketidakhadirannya pada kegiatan senam LLI pagi itu bukan karena mengabaikan aspirasi masyarakat, melainkan karena kewajiban ganda yang sedang dijalankannya.
“Saya ucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu yang tergabung dalam senam LLI Kabupaten PALI. Mohon maaf belum bisa hadir karena hari ini berbarengan dengan kegiatan Selekda Panahan Junior, karena saya juga ketua olahraga panahan provinsi,” ungkap Firdaus dengan tegas.
Lebih lanjut, Firdaus menyampaikan komitmen nyata dan rasa hormatnya kepada para lansia pegiat senam tersebut. Ia bahkan memberikan kepastian waktu untuk hadir langsung.
“Insya Allah saya akan hadir ikut senam bersama ibu dan bapak nanti awal Juli. Pokoknya tetap semangat dan selalu sehat untuk semua. Juli kita hadir, sekarang masih kegiatan selekda panahan,” ujarnya.
Tidak sekadar berjanji, Firdaus pun menyatakan kesiapannya untuk mengambil peran lebih mendalam dalam mendukung organisasi senam tersebut.
“Saya siap jadi pembina di organisasi senam tersebut,” pungkas Firdaus.
Tanggapan ini menjadi jawaban konkret atas penantian panjang komunitas LLI PALI yang sebelumnya mengharapkan adanya sosok yang bisa menjadi pembina sekaligus sandaran dalam pemenuhan sarana olahraga mereka. Langkah Firdaus ini seolah menjadi angin segar dan bukti nyata apresiasi terhadap geliat komunitas masyarakat, sekaligus mematahkan stigma pejabat yang hanya hadir saat dibutuhkan saja.
(Muhamad Randi)






























