TORAJA UTARA – Cegah tangkal radikalisme dan separatisme di wilayah Sulawesi Selatan, KOREM 141/Toddopuli lakukan kunjungan dalam kegiatan Komunikasi Sosial (KOMSOS) lintas sektoral, Selasa (30/12/2025).
Komunikasi sosial jelang akhir tahun ini dilaksanakan di aula Pongtiku Makodim 1414/Tator yang beralamat di Rantepao kabupaten Toraja Utara.
Kegiatan ini juga dihadiri langsung Bupati Toraja Utara Frederick Viktor Palimbong, Dandim 1414/Tator, Wakil Ketua II DPRD Toraja Utara, Wakapolres bersama jajarannya, tokoh agama dan para pengurus HIPAKAD Toraja Utara, Pemuda Pancasila, FKPPI.
Dalam sambutannya mewakili Danrem, Kolonel Robinson selaku Kasrem 141/Toddopuli menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk mencegah radikalisme dan separatisme di wilayah kerja KOREM Toddopuli.
“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya dalam mencegah gerakan paham radikalisme dan separatisme di wilayah Sulawesi Selatan yang membahayakan kesatuan Negara Republik Indonesia,” ungkap Kolonel Robinson
Kasrem Kolonel Robinson yang juga salah satu putra Toraja ini menitipkan pesan kepada elemen pemuda dan ormas serta para tokoh agama, tokoh masyarakat, agar senantiasa menjaga keutuhan NKRI dan selalu membuka ruang komunikasi serta informasi jika ada hal-hal yang diduga membahayakan wilayah
Sementara dalam kesempatannya, Bupati Toraja Utara Frederick Viktor Palimbong juga menyampaikan jika di Toraja secara khusus Toraja Utara sangat menjunjung tinggi keharmonisan antar umat beragama.
.”Sejak dulu hingga sekarang keharmonisan di Toraja Utara sangat dijunjung tinggi antara umat beragama. Kami saling menjaga sebagai sesama umat beragama dan sesama umat ciptaan Tuhan dalam menjalankan ibadah,” ucap Frederick Viktor Palimbong.
Untuk itu dalam menjaga harmonisasi ini sebagai Pemerintah Toraja Utara, Frederick Viktor Palimbong menitipkan pesN kepada semua elemen agar itu tetap dijaga untuk keutuhan NKRI terkhusus Toraja ini.
Komunikasi Sosial ini juga membawa tema Pembinaan Komunikasi Sosial yang Adaptif dan Sinergis dalam Upaya Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme Guna Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa.





























