33.1 C
Jakarta
Minggu, April 12, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

DARWIN SITANGGANG KETURUNAN GARIS PERTAMA DARI OPUNG TONGAM SITANGGANG SIPUKKA LUMBAN SILO

0Samosir, Lahir dan kini menetap di Kabanjahe, Darwin Sitanggang menjelaskan bahwa dirinya merupakan generasi ke lima keturunan dari Opung Tongam Sitanggang Silo dan Opung boru Sihotang Sorganimusu. Diperkirakan sekitar 150 tahun lalu lah, Opung saya Tongam Sitanggang turun dari Dolok Sohaliapan Kenegerian Buhit (sekarang masuk Desa Parlondut Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir) yang merupakan tempat asal marga Sitanggang Silo mencari tempat untuk memulai kehidupan yang lebih baik

Tempat baru tersebut kemudian dinamai Lumban Silo (sekarang masuk Desa Parsaoran 1 Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir), disitulah Opung Tongam menjalani kehidupannya bersama keturunannya. Opung Tongam Sitanggang memiliki 2 orang anak yaitu Sindak Sitanggang dan Filipus Sitanggang (selanjutnya Filipus Sitanggang dan istrinya boru Samosir, merantau ke Perdagangan). Lumban Silo pun dihuni oleh keturunan Sindak Sitanggang dan istrinya boru Nainggolan. Sebagai pembuka tempat baru (Sipukka), Opung Tongam mendirikan 1 (satu) rumah kayu ciri khas rumah Batak, yang menjadi tanda bahwa Opung Tongam lah yang pertama menjadikan tempat tersebut sebagai tempat tinggalnya dan sampai kini tempat itu tetap ada dan di namai Lumban Silo.

Jika Opung kami Tongam Sitanggang mencari kehidupan yang lebih baik dari tempat lamanya Dolok Sohaliapan Kenegerian Buhit ke Lumban Silo, maka kami pun sebagian besar anak cucu cicit buyutnya merantau ke berbagai daerah. Walaupun demikian, kami tetap mengingat asal kami dari Lumban Silo, secara bergantian kami pulang kampung untuk berjiarah dan mengunjungi Lumban Silo dan menginap di rumah Batak peninggalan Opung Tongam Sitanggang tersebut

Seperti halnya kebiasaan yang berlaku di suku Batak Samosir yaitu, ketika pemilik tanah meninggal dunia maka akan dimakamkan ditanah miliknya itu, berdekatan dengan rumah batak miliknya. Hal itu juga terjadi di keluarga kami, Opung Tongam Sitanggang dan Opung Sindak Sitanggang di makamkan di Lumban Silo. Hal inilah salah satu pertanda bahwa Opung Tongam Sitanggang lah sebagai Sipukka di Lumban Silo

Sekitar Tahun 1990 an, kami melaksanakan salah satu adat Batak tertinggi, penghormatan kepada leluhur,  yaitu mengumpulkan tulang belulang leluhur kami dan memasukkankan ke tambak batu na pir (mangokal holi & panakok saring saring) di Desa Parsaoran 1. Namun bekas makam itu tetap ada sampai sekarang di Lumban Silo

Sebagai keturunan garis pertama dari Opung Tongam Sitanggang, maka saat ini sayalah sebagai Si Junjung Baringin dari keturunan Opung Tongam Sitanggang. Walaupun saya tinggal di Kabanjahe, saya akan memberikan waktu dan tenaga saya jika ada acara keluarga di kampung. Saya juga akan berada di garda terdepan untuk menjaga Lumban Silo peninggalan Opung Tongam Sitanggang, papar Darwin Sitanggang (red)

Berita Terkait