29.5 C
Jakarta
Senin, Mei 11, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

BNPM Jember Gelar Pertemuan Rutin dan Santunan, Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan dan Kedamaian

Warta.in, Jember — Barisan Nasional Pemuda Madura (BNPM) Kabupaten Jember kembali menggelar kegiatan rutin bulanan yang dikemas dengan agenda sosial berupa santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa pada Minggu, 10 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian organisasi terhadap masyarakat sekaligus mempererat solidaritas antaranggota dan pengurus.

Ketua DPD BNPM Jember, Muzakki menyampaikan bahwa BNPM di Jember telah berdiri selama dua tahun, sementara secara nasional organisasi tersebut telah eksis sejak tahun 2018 dan kini tersebar di berbagai wilayah Nusantara.

“BNPM merupakan organisasi nasional. Alhamdulillah, kami sudah ada di berbagai daerah seperti Timika, Kalimantan hingga Pulau Jawa, dan hampir di setiap provinsi sudah terbentuk kepengurusan,” ujarnya.

Dalam kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap bulan itu, BNPM sengaja berpindah-pindah lokasi guna menjaga kekompakan serta mempererat hubungan antaranggota di berbagai wilayah.

“Kegiatan ini kami lakukan secara bergilir di tempat yang berbeda setiap bulannya agar solidaritas tetap terjaga. Selain itu, agenda rutin ini selalu kami isi dengan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat,” lanjutnya.

BNPM juga menegaskan bahwa visi utama organisasi adalah mempererat persatuan, khususnya masyarakat Madura dan masyarakat secara umum tanpa membedakan latar belakang suku.
Menurut Muzakki, meski awalnya BNPM dikenal sebagai organisasi berbasis kesukuan Madura, namun kini terbuka bagi seluruh elemen masyarakat yang ingin bergabung.

“Kami tidak menolak siapapun dari suku manapun untuk bergabung, selama siap mematuhi aturan organisasi yang sudah diatur dalam AD/ART,” katanya.

Selain bergerak di bidang sosial dan kemasyarakatan, BNPM Jember juga membuka ruang bantuan hukum bagi masyarakat kurang mampu yang tengah menghadapi persoalan hukum. Hal itu didukung keberadaan sejumlah advokat yang tergabung di dalam organisasi tersebut.

“Kami memiliki rekan-rekan advokat yang siap membantu masyarakat yang membutuhkan pendampingan hukum. Selama ini kami juga sudah membantu beberapa persoalan, termasuk kasus pencurian dan persoalan lainnya,” jelas Muzakki.

Ia menambahkan, BNPM terus mengedepankan komunikasi dan koordinasi dalam menyikapi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat. Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya mengubah stigma negatif terhadap masyarakat Madura yang selama ini identik dengan kekerasan.

“Selama ini orang Madura sering dikenal dengan clurit dan penyelesaian masalah lewat kekerasan. Namun di BNPM kami menjunjung tinggi perdamaian di atas segalanya,” tegasnya.

Ke depan, BNPM Jember berharap dapat terus menjalankan visi dan misi organisasi pusat serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak di Kabupaten Jember, mulai dari media, advokat hingga tokoh masyarakat.

“Kami siap bersinergi dengan semua pihak dan terbuka bagi seluruh masyarakat yang ingin bergabung bersama BNPM Jember, selama siap mengikuti aturan organisasi yang berlaku,” pungkasnya.

Berita Terkait