33.1 C
Jakarta
Senin, Mei 18, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Dewan Pendidikan kabupaten Subang di sorot, Ketua dewan pendidikan tidak hadir dan anggaran masih misterius

*Dewan Pendidikan kabupaten Subang di sorot, Ketua dewan pendidikan tidak hadir dan anggaran masih misterius*

Angkatan Muda Subang (Senin, 18 Mei 2026) Kabupaten Subang menyampaikan sikap kritis terhadap hasil dialog terbuka bersama Dewan Pendidikan Kabupaten Subang yang dinilai belum memberikan jawaban yang jelas dan transparan kepada masyarakat.

Dalam dialog terbuka tersebut, AMS Kabupaten Subang menyoroti dua hal utama, yaitu:

1. Kinerja Dewan Pendidikan Kabupaten Subang selama 1 tahun terakhir.

2. Transparansi anggaran terkait dugaan double budgeting sebesar Rp500 juta dari Dewan Pendidikan Kabupaten Subang dan dana CSR BJB senilai Rp280 juta.

AMS menilai bahwa dalam dialog terbuka tersebut Dewan Pendidikan Kabupaten Subang masih belum memberikan penjelasan secara terbuka terkait penggunaan anggaran tersebut dan memilih bungkam di hadapan publik.Selain itu, AMS juga menilai hasil dialog terbuka tidak mampu menjelaskan secara rinci mengenai capaian dan bentuk nyata kinerja Dewan Pendidikan Kabupaten Subang selama satu tahun terakhir.

Ketua AMS Kabupaten Subang, Iqbal Maulana, menyampaikan bahwa kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena anggaran yang diterima cukup besar, namun hasil kerja yang disampaikan kepada masyarakat dinilai masih tidak jelas.

“Hasil dialog terbuka menunjukan bahwa kinerja Dewan Pendidikan selama satu tahun belum dijelaskan secara terang kepada masyarakat. Tetapi di sisi lain terdapat anggaran yang nilainya sangat signifikan, termasuk double budgeting. Ini menjadi hal yang miris bagi Kabupaten Subang,” ujar Iqbal Maulana.

AMS Kabupaten Subang juga mendesak Inspektorat Daerah (Irda) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk segera melakukan audit terhadap penggunaan anggaran Dewan Pendidikan Kabupaten Subang.

Menurut AMS, sikap tidak transparan terkait penggunaan anggaran justru menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat.

“Jika memang tidak ada persoalan, maka seharusnya dibuka secara terang benderang kepada masyarakat. Ketidakmauan untuk transparan justru memunculkan pertanyaan serius,” tegasnya.

AMS juga menyayangkan sikap Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Subang yang dinilai tidak ingin menemui AMS secara langsung di hadirkan oleh kepengurusan lain dan itupun tidak membuka hasil dialog kepada publik secara jelas.

Atas dasar itu, AMS Kabupaten Subang menyatakan akan kembali melaksanakan aksi demonstrasi secara lebih masif sampai seluruh poin tuntutan mereka mendapatkan perhatian dan penjelasan yang jelas.

“Kami akan terus menyuarakan aspirasi masyarakat dan melaksanakan aksi demonstrasi kembali secara masif sampai poin-poin kami diindahkan,” tutup Iqbal Maulana.

Berita Terkait