NIAS UTARA – Warta.in. Kasus kematian siswi SMK berinisial AJZ (17) di Kabupaten Nias Utara masih menyisakan tanda tanya besar. Hingga kini, pelaku diduga belum tertangkap, membuat keluarga korban merasa tidak aman dan takut pulang ke rumah.
AJZ, pelajar SMKN 1 Kecamatan Alasa Talumuzoi, terakhir kali terlihat pada Rabu [13/05/2026] setelah berpamitan pulang sekolah. Dua hari kemudian, jasadnya ditemukan warga bersama keluarga di aliran sungai kecil kawasan perkebunan Dusun IV, Desa Hilina’a, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Jumat [15/05/2026].
Kasatreskrim Polres Nias AKP Sonifati Zalukhu membenarkan penemuan jasad tersebut. Di lokasi, petugas menemukan tas, sepatu, dan baju sekolah milik korban.
Hasil sementara menunjukkan adanya luka tusuk dan lebam pada tubuh korban. Tim dari Rumah Sakit Bhayangkara Medan bahkan turun langsung ke Nias Utara untuk melakukan autopsi. Namun, pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan apakah ini murni kecelakaan atau tindak pembunuhan sebelum hasil autopsi resmi keluar.
Keluarga Masih Trauma
Kondisi ini membuat keluarga korban merasa cemas. Isu bahwa pelaku masih berkeliaran di sekitar tempat tinggal membuat mereka takut kembali ke rumah. Hingga saat ini, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan menunggu hasil autopsi sebagai dasar langkah hukum selanjutnya. 0b1d
Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Agustinus Sirait, mendesak aparat mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan profesional agar tidak menimbulkan spekulasi liar di masyarakat.
Warga Nias Utara berharap polisi segera mengungkap kasus ini. Bagi keluarga AJZ, keadilan bukan hanya soal menangkap pelaku, tapi juga rasa aman untuk kembali pulang ke rumah.
Asabar