Warta.in, Purwakarta – Suasana penuh keakraban dan kebersamaan mewarnai kegiatan Paturay Tineung bagi jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) periode 2019–2027 yang digelar di Lapangan Sahate, Purwakarta, Senin (13/7/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Jaga Sehat – Jaga Desa, Jangan Lupa Bahagia” tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus penghormatan kepada para anggota BPD yang masa baktinya akan segera berakhir.
Acara dihadiri langsung oleh Ketua Umum ABPEDNAS, Ir. Indra Utama, M.PWK., IPU., Ketua DPD ABPEDNAS Jawa Barat Firmansyah Lesmana, Ketua DPC ABPEDNAS Kabupaten Purwakarta Robiansyah Pratama, S.E., serta ribuan anggota BPD yang akan mengakhiri masa pengabdiannya.
Turut hadir pula Bupati Purwakarta, Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta, Kapolres Purwakarta, Dandim 0619/Purwakarta, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Selain menjadi tuan rumah, Purwakarta juga menerima kehadiran delegasi BPD dari berbagai kabupaten di Jawa Barat yang masa kepengurusannya akan segera berakhir, di antaranya Kabupaten Karawang, Subang, Bandung, Cianjur, Sukabumi, Bogor, serta sejumlah kabupaten lainnya.
Sebagian besar masa jabatan anggota BPD di daerah tersebut akan berakhir pada 2026 hingga Agustus 2027.
Ketua DPC ABPEDNAS Kabupaten Purwakarta, Robiansyah Pratama, S.E., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi dalam mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, khususnya pemerintah desa.
“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kami, jajaran pengurus dan seluruh anggota ABPEDNAS, hadir untuk terus memperkuat sinergitas dengan seluruh stakeholder, terutama pemerintah desa,” kata Ketua DPC ABPEDNAS Purwakarta.
“BPD memiliki peran strategis dan siap berdaya guna dalam mendukung terwujudnya Program Asta Cita Presiden, program Jawa Barat Istimewa, maupun Purwakarta Istimewa,” tambah Robby.
Menanggapi keberadaan organisasi lain yang juga beranggotakan unsur BPD, Robiansyah menilai hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar dalam kehidupan berorganisasi di negara demokrasi.
“Perbedaan organisasi merupakan hal yang lumrah dalam iklim demokrasi. Namun yang terpenting adalah semangat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat tetap terjaga,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa sebanyak 1.057 anggota BPD dari 183 desa di Kabupaten Purwakarta tetap berkomitmen menjaga kekompakan dan soliditas di bawah naungan ABPEDNAS.
“Seluruh anggota BPD di Kabupaten Purwakarta telah bersepakat untuk tetap kompak dan solid dalam naungan organisasi ABPEDNAS. Semangat persaudaraan inilah yang menjadi kekuatan kami untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan desa,” tegas Robby.
Robiansyah berharap kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan Paturay Tineung tidak berhenti ketika masa jabatan anggota BPD berakhir, melainkan menjadi modal sosial untuk terus berkontribusi bagi kemajuan desa dan daerah.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga kekompakan dan soliditas yang terbangun hari ini menjadi energi positif untuk semakin memperkuat persaudaraan, sinergitas, serta pengabdian kepada masyarakat di masa yang akan datang,” pungkasnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan, diwarnai kebersamaan antarsesama anggota BPD dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Selain menjadi ajang pelepas masa bakti, Paturay Tineung juga menjadi simbol eratnya tali silaturahmi dan komitmen bersama dalam menjaga kemajuan desa, meskipun sebagian peserta nantinya tidak lagi menjabat sebagai anggota BPD.
Kegiatan semakin meriah dengan adanya panggung hiburan dan door prize serta hadiah menarik lainnya yang disediakan panitia pelaksana kegiatan. (ds)































