Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Di Tengah Pemangkasan Dana Desa, Pemdes Bungurjaya Tetap Realisasikan Jalan Menuju TPU

Warta.in, Purwakarta – Di tengah kebijakan pengurangan alokasi Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026, pemerintah desa dituntut tetap menjalankan roda pemerintahan sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat. Keterbatasan anggaran menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam merealisasikan pembangunan infrastruktur yang selama ini menjadi aspirasi warga.

Kondisi tersebut tidak menyurutkan komitmen Pemerintah Desa (Pemdes) Bungurjaya, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta, untuk terus berupaya memberikan pelayanan dan menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Meski harus menyesuaikan program dengan kemampuan anggaran yang tersedia, Pemdes Bungurjaya tetap memprioritaskan kebutuhan warga, salah satunya melalui pembangunan jalan lingkungan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Dusun 2.

Pembangunan jalan tersebut direalisasikan menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2026 dengan nilai anggaran sebesar Rp40.873.000, termasuk biaya administrasi dan pajak (PPH/PPN).

Adapun pekerjaan berupa pengaspalan (hotmix) jalan lingkungan itu memiliki panjang 177 meter, lebar 1 meter, dan ketebalan 3 sentimeter. Pekerjaan kini telah selesai dilaksanakan.

Realisasi pembangunan ini menjadi salah satu upaya Pemdes Bungurjaya dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya terkait akses jalan menuju TPU yang digunakan warga untuk berziarah dan melakukan aktivitas lainnya.

Aspirasi Warga Terjawab, Akses Menuju TPU Lebih Nyaman

Selesainya pembangunan jalan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Warga menilai peningkatan akses menuju TPU sangat dibutuhkan, terlebih menjelang Ramadan dan Idulfitri, ketika aktivitas ziarah ke makam keluarga biasanya meningkat.

Salah seorang warga yang juga tokoh masyarakat setempat, Asep Junaedi (63), menyampaikan apresiasi kepada Pemdes Bungurjaya, khususnya kepada kepala desa, atas direalisasikannya aspirasi warga.

“Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Pemdes Bungurjaya, terutama kepada Bapak Kepala Desa, atas direalisasikannya aspirasi kami. Terlebih, tidak lama lagi kami akan menyambut Ramadan dan Idulfitri. Biasanya, banyak warga yang berziarah ke makam keluarganya,” ujar Asep.

Menurutnya, pembangunan jalan tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat saat melintasi akses menuju pemakaman, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas warga.

Apresiasi serupa juga disampaikan warga lainnya yang menyambut baik selesainya pembangunan jalan lingkungan tersebut.

Kepala Desa Turun Langsung, Pastikan Kualitas Pekerjaan

Sementara itu, Kepala Desa Bungurjaya, Mumuh Muhidin, saat ditemui awak media warta.in di lokasi pembangunan, menegaskan bahwa dirinya berupaya memantau langsung pelaksanaan pekerjaan infrastruktur di wilayahnya.

Menurut Mumuh, pemantauan lapangan penting dilakukan untuk memastikan pekerjaan yang dilaksanakan sesuai dengan perencanaan dan memberikan hasil yang diharapkan masyarakat.

“Setiap ada pekerjaan, termasuk pembangunan fisik atau infrastruktur, saya selalu berusaha turun langsung ke lokasi. Hal ini untuk memastikan hasil pekerjaannya,” tegas Mumuh.

Ia mengakui, keterbatasan anggaran menjadi tantangan bagi pemerintah desa dalam merealisasikan seluruh usulan pembangunan yang disampaikan masyarakat. Meski demikian, Pemdes Bungurjaya berkomitmen untuk tetap mengupayakan pembangunan secara bertahap sesuai dengan kemampuan anggaran dan skala prioritas.

“Kami bersama seluruh jajaran Pemdes Bungurjaya senantiasa berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Namun, kami juga memohon maaf karena masih ada beberapa usulan pembangunan infrastruktur yang dengan sangat terpaksa harus ditunda pelaksanaannya,” ungkapnya.

Mumuh menambahkan, pihaknya tidak tinggal diam terhadap berbagai usulan yang belum terealisasi. Komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah melalui dinas terkait terus diupayakan agar kebutuhan infrastruktur masyarakat dapat diperjuangkan dan direalisasikan sesuai dengan ketentuan serta ketersediaan anggaran.

“Kami akan terus berupaya melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah melalui dinas terkait agar usulan-usulan pembangunan yang belum terealisasi bisa mendapatkan perhatian dan direalisasikan,” imbuhnya.

Pemdes Ajak Masyarakat Jaga Hasil Pembangunan

Di akhir keterangannya, Mumuh mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat hasil pembangunan yang telah direalisasikan pemerintah desa.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Kami berharap masyarakat ikut menjaga dan merawat setiap hasil pembangunan, termasuk jalan lingkungan menuju TPU ini. Dengan begitu, jalan yang sudah dibangun dapat dimanfaatkan dalam waktu lama dan memberikan manfaat bagi seluruh warga,” pungkas Mumuh.

Realisasi pembangunan jalan lingkungan di Dusun 2 tersebut menjadi bagian dari upaya Pemdes Bungurjaya dalam menjawab kebutuhan masyarakat di tengah keterbatasan anggaran.

Di sisi lain, pembangunan ini juga menjadi pengingat bahwa penentuan skala prioritas dan sinergi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, serta masyarakat sangat diperlukan agar pembangunan tetap berjalan dan pelayanan publik terus terjaga. (ds)

Berita Terkait