KUBU RAYA,WARTA IN- Proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di wilayah Sungai Belidak, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, menjadi sorotan setelah ditemukan sejumlah bagian pekerjaan yang mengalami keretakan serta pengerjaan yang dinilai kurang rapi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, terlihat beberapa titik pada bangunan saluran irigasi yang mengalami retak. Selain itu, pada sejumlah bagian juga tampak hasil pengerjaan yang belum terlihat rapi, sehingga menimbulkan pertanyaan terkait kualitas pekerjaan dan proses pelaksanaannya.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena infrastruktur P3-TGAI ditujukan untuk mendukung kebutuhan pengairan masyarakat, khususnya para petani. Kualitas pekerjaan tentunya menjadi salah satu faktor penting agar bangunan dapat berfungsi dan bertahan sesuai dengan masa manfaat yang diharapkan.
Sejumlah warga berharap pihak terkait dapat melakukan pemeriksaan terhadap kondisi pekerjaan tersebut. Jika ditemukan adanya bagian yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis atau ketentuan dalam pelaksanaan program, warga berharap dapat segera dilakukan perbaikan.
“Yang kami lihat ada beberapa bagian yang retak dan pengerjaannya juga kurang rapi. Kami berharap ini diperiksa kembali supaya hasilnya benar-benar bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun pihak terkait mengenai penyebab munculnya keretakan tersebut, termasuk apakah kondisi itu masih dalam masa pemeliharaan atau akan dilakukan perbaikan.
Pihak terkait juga diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai spesifikasi pekerjaan, pengawasan di lapangan, serta langkah yang akan dilakukan terhadap bagian-bagian yang mengalami keretakan.
Media ini membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak pelaksana, kelompok P3A, maupun instansi terkait untuk memberikan penjelasan mengenai pekerjaan P3A Sungai Belidak tersebut.
Sumber: Tim Investigasi




























