Pelepasan Siswa SDN Kiara 2 Karawang: Kental Adat Sunda Ki Lengser & Bertabur Seni Memukau
Warta In Jabar | KARAWANG – Suasana khidmat dan penuh kearifan lokal mewarnai acara pelepasan siswa kelas VI serta kenaikan kelas siswa di SDN Kiara 2, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, pada Minggu (21/6/2026). Kegiatan tahunan ini dilaksanakan secara meriah di halaman sekolah dengan dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan orang tua murid.

Turut hadir dalam acara tersebut Korwilcambidik Cilamaya Kulon, Hj. Rusiarni, S.Pd., M.Pd., Kepala Desa Kiara, H. Warja, komite sekolah, penilik pendidikan, serta seluruh orang tua siswa.
Acara pelepasan dan kenaikan kelas tahun ajaran 2025–2026 ini terasa sangat istimewa karena dikemas menggunakan upacara adat Sunda Ki Lengser. Tradisi budaya ini diaplikasikan sarat makna sebagai simbol pelepasan, doa, dan restu bagi para siswa yang akan melangkah dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Iringan musik tradisional yang mengalun ditambah dengan penggunaan busana adat Sunda oleh para peserta, semakin menambah nuansa sakral pada prosesi tersebut. Langkah ini juga diambil pihak sekolah sebagai upaya nyata untuk mengenalkan sekaligus menanamkan nilai-nilai budaya lokal sejak dini kepada para peserta didik. Pada tahun ajaran ini, SDN Kiara 2 secara resmi melepas 31 siswa kelas VI yang telah dinyatakan lulus, dari total keseluruhan 178 murid.
Acara dilanjutkan dengan mendengarkan pemaparan serta motivasi dari para tokoh pendidikan dan pemerintahan setempat yang hadir:
Komite Sekolah menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kerja sama yang erat antara pihak sekolah dan orang tua murid selama ini. Komite berharap sinergi dan semangat gotong royong ini dapat terus dipertahankan demi kemajuan kualitas belajar anak-anak di SDN Kiara 2.
Dalam arahannya, Hj. Rusiarni memberikan motivasi kepada para siswa kelas VI agar tidak putus sekolah dan wajib melanjutkan ke jenjang SMP atau sederajat. Beliau juga memaparkan program-program peningkatan mutu pendidikan di wilayah Cilamaya Kulon serta memberikan apresiasi kepada pihak sekolah yang sukses mengemas acara dengan sentuhan budaya lokal.
Kepala Desa Kiara, H. Warja, menyatakan dukungan penuh pemerintah desa terhadap dunia pendidikan setempat. Beliau berpesan kepada para generasi muda Desa Kiara untuk terus menuntut ilmu setinggi-tingginya agar kelak bisa berkontribusi membangun desa dan membawa perubahan positif di masyarakat.
Sebagai puncak sambutan, Kepala Sekolah SDN Kiara 2, Bapak Ayan Ahyana, S.Pd., memberikan pidato mendalam yang tidak hanya berisi ucapan selamat, tetapi juga mengupas sejarah berdirinya sekolah serta kabar baik mengenai pembangunan fasilitas belajar.
Dalam sambutannya, Bapak Ayan Ahyana bernostalgia mengenai asal-usul sekolah. Dahulu saat beliau masih kecil, SDN Kiara 2 posisinya masih menyatu dan berdampingan dengan SDN Kiara 1 (Kiara 1 di sebelah kiri dan Kiara 2 di sebelah kanan). Baru pada sekitar tahun 1980-an, terjadi perubahan. Lahan yang ditempati saat ini dulunya merupakan bangunan Puskesmas milik Pak Haji Enung, yang kemudian dihibahkan untuk kepentingan pendidikan. Sejak tahun 1980 itulah, SDN Kiara 2 resmi berdiri sendiri secara mandiri di lokasi saat ini.
Bapak Ayan Ahyana membawa angin segar bagi seluruh wali murid yang hadir. Beliau menjabarkan bahwa SDN Kiara 2 telah diukur dan siap mendapatkan Dana Revitalisasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Rencana besar telah disiapkan, di mana tiga lokal kelas yang ada saat ini ditargetkan untuk dibangun bertingkat ke atas. Pihak sekolah berharap realisasi pembangunan fisik ini bisa segera dimulai pada tahun ini agar siswa dapat belajar di fasilitas yang lebih megah dan nyaman.
Beliau juga membagikan bahwa dirinya baru menjabat sebagai Kepala Sekolah di SDN Kiara 2 selama kurang lebih dua bulan setelah dimutasi dari SDN Kiara 3, sesuai dengan regulasi rotasi kepala sekolah yang telah memasuki masa bakti 8 tahun.
Setelah seluruh rangkaian upacara adat dan sambutan formal selesai dilaksanakan, riuh tepuk tangan penonton langsung memecah halaman sekolah saat panggung kreasi dimulai. Acara pelepasan ini diakhiri dengan berbagai penampilan seni dan tari yang memukau dari para siswa-siswi SDN Kiara 2.
Mulai dari tarian tradisional Sunda yang dibawakan dengan gemulai dan penuh penjiwaan, hingga kreasi seni modern ditampilkan secara bergantian oleh perwakilan setiap kelas. Penampilan yang memukau ini tidak hanya menjadi panggung unjuk bakat bagi para murid, tetapi juga menjadi penutup yang manis, penuh keceriaan, dan mengesankan bagi para lulusan kelas VI yang siap melangkah ke jenjang pendidikan baru.





























