PALI — Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). UMKM Seroja berhasil menembus program inkubasi yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Keberhasilan ini bukan sekadar prestasi biasa, melainkan menjadi bukti nyata bahwa pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah memiliki potensi besar untuk berkembang, naik kelas, hingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas, bahkan internasional.
Program inkubasi yang digagas oleh Bank Indonesia tersebut dikenal sebagai salah satu wadah pembinaan UMKM unggulan. Peserta mendapatkan pendampingan intensif mulai dari penguatan kualitas produk, manajemen usaha, hingga strategi pemasaran digital dan ekspor.

UMKM Seroja dinilai berhasil menunjukkan kualitas dan konsistensi dalam mengembangkan produknya, sehingga mampu lolos seleksi ketat bersama pelaku usaha lainnya dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.
Keikutsertaan dalam program ini diharapkan menjadi titik awal bagi UMKM Seroja untuk memperluas jaringan pasar, meningkatkan daya saing, serta memperkuat branding produk lokal khas PALI.
Pelaku UMKM di PALI pun diharapkan dapat menjadikan pencapaian ini sebagai motivasi untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas usaha. Dengan semangat dan kerja keras, bukan tidak mungkin semakin banyak UMKM daerah yang mampu menembus pasar nasional hingga internasional.
Keberhasilan UMKM Seroja menjadi bukti bahwa dari daerah pun bisa lahir produk-produk unggulan yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi, sekaligus menginspirasi generasi pelaku usaha lainnya untuk terus berkembang.































