28.7 C
Jakarta
Kamis, Mei 14, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Wapres Tinjau Progres Pembangunan MRT Jakarta Fase 2A

Wapres Tinjau Progres Pembangunan MRT Jakarta Fase 2A, Tegaskan Transportasi Publik Modern Sebagai Prioritas Nasional

Jakarta, 12 Mei 2026 – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming, melakukan peninjauan langsung terhadap kemajuan pembangunan proyek Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta Fase 2A yang membentang pada jalur koridor Utara–Selatan, pada Selasa pagi. Kegiatan peninjauan ini berlangsung di tengah semangat mempercepat penyediaan sarana perhubungan yang andal bagi masyarakat ibu kota dan wilayah sekitarnya. Dalam kunjungan kerja tersebut, Wakil Presiden didampingi secara langsung oleh Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi; Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Pramono Anung; serta Direktur Utama MRT Jakarta, Tuhiyat, beserta jajaran pimpinan terkait lainnya.

Di lokasi pembangunan, Wakil Presiden mendengarkan paparan rinci mengenai perkembangan fisik maupun administrasi proyek, serta meninjau langsung kondisi lapangan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan pembangunan berjalan sesuai dengan rencana, standar keselamatan, dan jadwal yang telah ditetapkan. Dalam pernyataannya di hadapan para pejabat dan awak media, Wakil Presiden menegaskan bahwa pembangunan sistem transportasi publik yang aman, nyaman, modern, dan terintegrasi sepenuhnya merupakan prioritas utama pemerintah pusat. Langkah strategis ini ditempuh sebagai upaya nyata untuk mendorong peningkatan kualitas mobilitas masyarakat perkotaan, mengatasi kemacetan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan produktivitas warga Jakarta dan sekitarnya.

Berdasarkan laporan resmi yang disampaikan kepada Wakil Presiden di lokasi kegiatan, progres pembangunan MRT Jakarta Fase 2A saat ini telah mencapai angka 59 persen dari keseluruhan tahapan pekerjaan yang direncanakan. Pemerintah telah menargetkan segmen jalur yang menghubungkan kawasan Bundaran HI hingga kawasan Monas dapat tersambung dan mulai beroperasi secara penuh guna melayani masyarakat pada akhir tahun 2027 mendatang. Selanjutnya, pembangunan akan dilanjutkan hingga mencapai kawasan Stasiun Kota, dengan target penyelesaian seluruh pekerjaan pembangunan pada akhir tahun 2029.

Lebih lanjut, Wakil Presiden juga menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap capaian kinerja dan pelayanan yang telah ditunjukkan oleh MRT Jakarta pada tahap pertama pembangunan. Hingga saat ini, tercatat sebanyak kurang lebih 47 juta orang telah memanfaatkan layanan MRT Jakarta dalam kurun waktu satu tahun operasional pelayanan. Angka tersebut, menurut Wakil Presiden, merupakan bukti nyata yang sangat menggembirakan mengenai tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan transportasi publik yang modern, teratur, dan berstandar tinggi. Hal ini sekaligus menjadi indikator keberhasilan pemerintah dalam mengubah pola perjalanan masyarakat menuju penggunaan sarana angkutan umum massal.

Tidak hanya terbatas pada proyek MRT, Wakil Presiden juga turut memberikan apresiasi besar terhadap pengembangan jaringan Lintas Rel Terpadu atau LRT, serta perluasan jangkauan layanan bus TransJakarta yang kini telah merambah hingga ke wilayah-wilayah penyangga dalam kawasan aglomerasi Jakarta. Integrasi antar moda transportasi ini dinilai sangat penting agar manfaat layanan dapat dirasakan oleh lebih banyak warga. Selain itu, Wakil Presiden juga memberikan penghargaan khusus atas kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam rangka memberikan kemudahan aksesibilitas, yakni pembebasan tarif layanan transportasi publik bagi 15 golongan masyarakat, yang meliputi antara lain lansia, penyandang disabilitas, serta kelompok masyarakat lain yang memerlukan perhatian khusus. Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah mulia yang sejalan dengan semangat pelayanan publik yang inklusif dan berkeadilan sosial.

Sebagai penutup kunjungannya, Wakil Presiden kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung setiap tahapan pembangunan infrastruktur transportasi di ibu kota. Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dapat bekerja dengan penuh dedikasi, menjaga mutu pekerjaan, serta senantiasa memegang teguh prinsip keselamatan kerja agar seluruh proyek dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat.

(Tim Redaksi)

Berita Terkait