Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

​BAZNAS Sukabumi Salurkan Bantuan Rp2 Juta untuk Tepi Suhenda

​BAZNAS Sukabumi Salurkan Bantuan Rp2 Juta untuk Tepi Suhenda

​Warta In Jabar | SUKABUMI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukabumi menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp2.000.000 kepada Tepi Suhenda, warga yang belakangan ini menjadi sorotan akibat kesulitan ekonomi. Penyerahan bantuan modal/stimulus ini berlangsung pada Jumat (05/06/2026) dan disaksikan langsung oleh Kepala Desa Warnasari.

​Ketua Pelaksana BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Haji Kamal, menyampaikan bahwa aksi cepat ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial sekaligus realisasi dari program kemanusiaan Bupati Sukabumi untuk meringankan beban masyarakat kecil.

​”Kami mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada para muzaki (pembayar zakat) yang telah mempercayakan dananya melalui BAZNAS. Kami juga mengapresiasi dukungan penuh Bupati Sukabumi yang terus mengawal distribusi zakat agar tepat sasaran,” ujar Haji Kamal.

​Bantuan tersebut disambut haru oleh Tepi Suhenda. Ia mengaku sangat terbantu di tengah kondisi ekonominya yang sedang terjepit.

​”Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS. Bantuan ini akan kami gunakan sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga. Niatan (terdahulu) itu murni muncul karena dasar kesulitan ekonomi yang kami hadapi,” ungkap Tepi dengan penuh syukur.

​Sementara itu, Kepala Desa Warnasari, Umar Yusman, yang hadir dalam penyerahan tersebut mengapresiasi langkah taktis BAZNAS. Menurutnya, momentum ini harus menjadi pembelajaran penting bagi seluruh aparatur desa dan daerah untuk meningkatkan kepekaan sosial.

​”Ini menjadi pengingat bagi kami di tingkat desa agar ke depan pelayanan dan perhatian kepada masyarakat pelosok bisa lebih maksimal, sekaligus mencegah kasus serupa kembali terjadi,” kata Umar.

​Aksi tanggap darurat ini menegaskan peran BAZNAS sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan visi “Sukabumi Mubarkah”. Melalui gerakan nyata “Sing nyaah ka Sukabumi” (Harus sayang kepada Sukabumi), sinergi antara kebijakan bupati dan pengelolaan zakat terbukti mampu menyentuh langsung masyarakat di lapisan paling bawah.

Berita Terkait