32.9 C
Jakarta
Selasa, Mei 5, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Gelar Pentas PAI 2026, 387 Siswa SD se-Kecamatan Blanakan Adu Kreativitas di Tanjung Tiga

Gelar Pentas PAI 2026, 387 Siswa SD se-Kecamatan Blanakan Adu Kreativitas di Tanjung Tiga

TANJUNGTIGA | Warta In Jabar – Sebanyak 387 siswa-siswi terbaik perwakilan dari 32 Sekolah Dasar (SD) di seluruh Kecamatan Blanakan tumpah ruah di Desa Tanjung Tiga pada Selasa (5/5). Kehadiran mereka bertujuan untuk berkompetisi dalam ajang tahunan Pentas PAI (Pekan Kreativitas Siswa dan Seni Pendidikan Agama Islam) 2026.

​Kegiatan yang berlangsung khidmat namun meriah ini menjadi wadah unjuk bakat bagi generasi muda dalam memperdalam nilai-nilai agama sekaligus mengasah mental kompetisi yang sehat.

Guru dan orang tua antri menunggu di selasar kelas

​Tahun ini, panitia menyelenggarakan delapan cabang lomba yang menguji berbagai aspek kemampuan siswa, mulai dari hafalan, seni, hingga praktik ibadah. Kedelapan cabang tersebut adalah:

  1. Lomba Cerdas Cermat (LCC) PAI
  2. Lomba Dai Cilik (Pildacil)
  3. Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ)
  4. Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ)
  5. Lomba Kaligrafi Islam
  6. Lomba Praktik Sholat Berjamaah
  7. Lomba Seni Kasidah
  8. Lomba Praktik Azan

​Acara ini mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KKG PAI Kecamatan Blanakan, Wakim Zaenul Alim, S.Pd.I, bersama Ketua PGRI Blanakan, Suhandi, S.Pd. Dari sisi pengawasan, hadir Abdullah, S.Ag., M.Pd (Pengawas PAI) dan Muttaqin, S.Si (Pengawas SD), serta Asep Sutandi, S.Pd., M.M. selaku Ketua KKS.

​Pemerintah setempat pun turut memberikan apresiasi melalui kehadiran Kepala Desa Tanjung Tiga, H. Sukur, yang menyambut hangat terpilihnya desa tersebut sebagai tuan rumah penyelenggaraan acara besar ini.

​Ketua Panitia Penyelenggara, Darsono, S.Pd.I, dalam laporannya menyampaikan rasa bangga atas antusiasme para peserta. Ia menegaskan bahwa Pentas PAI bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan jembatan menuju prestasi yang lebih tinggi.

​”Kami berharap kegiatan ini tidak hanya melahirkan prestasi di tingkat kecamatan, tetapi juga mampu mengantarkan siswa-siswi kita berkompetisi hingga tingkat provinsi, bahkan nasional,” ujar Darsono penuh harap.

​Senada dengan hal tersebut, jajaran pengawas menekankan bahwa output utama dari kegiatan ini adalah tumbuhnya nilai-nilai Islami dalam karakter peserta didik melalui cara yang kreatif dan menyenangkan. Dengan persaingan yang cukup ketat dari 32 sekolah, diharapkan terpilih bibit-bibit unggul yang akan mengharumkan nama Kecamatan Blanakan di kancah yang lebih luas.

Berita Terkait