KOTA SUKABUMI – Pelaksanaan Ng0et Fest yang digelar di kawasan Santa Sea, Kota Sukabumi, mendapat sorotan dari sejumlah pihak. Sorotan tersebut muncul lantaran adanya pertunjukan dancer yang dinilai oleh sebagian pihak kurang sesuai dengan norma kesopanan masyarakat, terlebih lokasi kegiatan disebut berada di sekitar Kantor PCNU Kota Sukabumi.
Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Sukabumi, Kang Dani, menyampaikan keberatannya terhadap konsep maupun pertunjukan yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut. Ia menilai penyelenggaraan sebuah acara tidak hanya perlu memperhatikan aspek hukum, tetapi juga norma dan nilai yang hidup di tengah masyarakat.
“Perlu memperhatikan tidak hanya aspek hukum, tapi norma lainnya yang ada di masyarakat,” ujar Kang Dani.
Menurutnya, pihaknya berencana kembali meminta keterangan dari pengelola Santa Sea maupun event organizer (EO) terkait pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyebut pemanggilan sebelumnya belum dapat terlaksana karena pihak Santa Sea dan EO berhalangan hadir dalam agenda yang disebut berlangsung di Polres Sukabumi Kota.
“Jumat kita akan memanggil kembali pihak Santa Sea dan EO-nya, karena kemarin mereka berhalangan memenuhi panggilan Polres,” katanya.
Sementara itu, mantan Ketua FPI Kota Sukabumi, Haji Fathurahman, juga menyampaikan keberatannya. Ia menilai pertunjukan yang dianggap tidak sesuai dengan norma kesopanan semestinya menjadi perhatian, khususnya karena berlangsung di kawasan yang berdekatan dengan Kantor PCNU Kota Sukabumi.
Fathurahman menyerukan agar para ulama dan tokoh masyarakat turut menyikapi persoalan tersebut melalui jalur yang sesuai. Ia juga menyatakan akan terus memantau perkembangan kegiatan maupun respons pihak penyelenggara.
“Saya merasa para ulama harus bersuara. Di depan markas para ulama tersaji hal yang menurut saya tidak pantas,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa sejumlah pihak yang disebutnya sebagai eks laskar FPI akan memantau persoalan tersebut. Namun, penyampaian aspirasi maupun keberatan terhadap kegiatan tersebut diharapkan tetap dilakukan secara tertib dan sesuai ketentuan hukum.
Pihak Penyelenggara Diminta Berikan Klarifikasi
Di sisi lain, hingga berita ini disusun, pihak Santa Sea maupun EO penyelenggara Ng0et Fest belum memberikan penjelasan secara langsung mengenai konsep acara, pertunjukan dancer yang dipersoalkan, serta dasar pertimbangan pemilihan lokasi kegiatan.
Klarifikasi dari pihak penyelenggara penting untuk mengetahui konteks keseluruhan acara, termasuk apakah seluruh rangkaian pertunjukan telah memenuhi ketentuan perizinan dan aturan yang berlaku.
Persoalan ini pun masih berada pada ranah perbedaan pandangan antara pihak yang menilai pertunjukan tersebut tidak sesuai dengan norma masyarakat dan pihak penyelenggara yang nantinya berhak memberikan penjelasan mengenai konsep serta pelaksanaan kegiatan.
Masyarakat diharapkan tidak mengambil tindakan sepihak dan menyerahkan setiap persoalan yang berkaitan dengan ketertiban, perizinan, maupun dugaan pelanggaran aturan kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan.































