32.7 C
Jakarta
Jumat, Mei 8, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Bantuan 9 Ekor Sapi Program UFO Tahun 2015 di Bojong Jaya Subang Diduga Raib, Program Tak Berkelanjutan. 

Bantuan 9 Ekor Sapi Program UFO Tahun 2015 di Bojong Jaya Subang Diduga Raib, Program Tak Berkelanjutan.

Subang, Warta In Bantuan 9 ekor sapi dari Kementerian Pertanian melalui Program Usaha Pembibitan dan Penggemukan Sapi Terpadu (UFO) tahun 2015 di Desa Bojong Jaya, Kecamatan Pusakajaya, Kabupaten Subang, kini dipertanyakan. Pasalnya, seluruh ternak bantuan tersebut saat ini sudah tidak ada lagi, padahal program semestinya berjalan berkelanjutan.

Bantuan tersebut diterima Kelompok tani Peternakan yang diketuai H. Ahmad dengan sekretaris H. Darsiwan. Program UFO sejatinya bertujuan meningkatkan populasi dan produksi ternak sapi di tingkat kelompok tani melalui sistem bergulir, sehingga manfaatnya bisa dirasakan jangka panjang.

akan tetapi, fakta di lapangan menunjukkan program tidak berjalan sesuai harapan. Hingga Mei 2026, keberadaan 9 ekor sapi bantuan itu tidak diketahui. Tidak ada lagi aktivitas penggemukan maupun pembibitan yang tersisa di lokasi kelompok.

menurut salah satu warga sapinya sekarang sudah tidak ada sama sekali. Padahal ini program pemerintah yang harusnya terus bergulir dan berkembang biak,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Belum ada keterangan resmi dari pihak kelompok maupun instansi terkait mengenai penyebab hilangnya ternak bantuan tersebut. Masyarakat berharap ada audit dan evaluasi dari dinas terkait serta Kementerian Pertanian agar kejadian serupa tidak terulang dan program bantuan benar-benar tepat sasaran serta berkelanjutan.

Program UFO diluncurkan untuk memperkuat ketahanan pangan hewani nasional. Jika aset bantuan tidak terkelola dengan baik, maka tujuan peningkatan populasi ternak di daerah sulit tercapai.

Namun ketika hal tersebut akan dikonfirmasikan Ketua kelompok H.Ahmad maupun sekretarisnya H. Darsiwan Jum’at (06-05/26) yang bersangkutan tidak ada ditempat.

(RD).

Berita Terkait