32.4 C
Jakarta
Senin, Juni 1, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman, Kepala SDN Dukuh Sebrang Dorong Penerapan Delapan Pilar Karakter Siswa

Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman, Kepala SDN Dukuh Sebrang Dorong Penerapan Delapan Pilar Karakter Siswa

​Warta In Jabar | Subang Ciasem – Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Dukuh Sebrang, Amin, S.Pd., secara resmi mengumumkan komitmen penuh seluruh jajaran tenaga pendidik untuk menerapkan gerakan “Delapan Pilar Budaya Sekolah” guna menciptakan ruang belajar yang aman, nyaman, dan bermartabat bagi seluruh siswa.

​Langkah progresif ini diambil sebagai bentuk implementasi nyata dan adaptasi cepat sekolah terhadap semangat Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman. Dalam keterangannya, Amin menegaskan bahwa transformasi ruang kelas menjadi tempat yang menggembirakan adalah kunci utama dalam melejitkan potensi akademis dan non-akademis anak didik secara holistik.

​Menurut Amin, pilar pertama dan yang paling krusial dimulai dari kesiapan guru sebagai fasilitator emosi yang ramah, empatik, serta inklusif. Sikap terbuka dari tenaga pendidik diyakini mampu meruntuhkan sekat kecemasan pada anak, sehingga mereka dapat mengekspresikan diri dan bakatnya tanpa rasa takut akan diskriminasi atau penghakiman.

​”Anak-anak mungkin lupa apa yang kita katakan, tetapi mereka tidak pernah lupa bagaimana kita membuat mereka merasa. Itulah esensi mendasar dari program ini. Kita ingin setiap anak melangkah ke sekolah dengan hati yang aman dan pulang dengan prestasi yang gemilang,” ujar Amin, S.Pd., Kepala SDN Dukuh Sebrang.

​Lebih lanjut, program ini juga menitikberatkan pada variasi metode pembelajaran yang interaktif—seperti diskusi kelompok, simulasi proyek, dan permainan edukatif—guna mengakomodasi keberagaman kecerdasan anak. Selain memicu kreativitas, suasana belajar juga dijaga agar tetap segar dengan menyisipkan aktivitas ice breaking atau penyegar psikologis di tengah pergantian materi pelajaran.

​8 Pilar Budaya Kelas SDN Dukuh Sebrang:

​* Guru Ramah, Empatik, & Inklusif – Pendamping emosi yang menghargai perbedaan.

​* Kelas Ceria & Positif – Ruang belajar penuh energi positif agar siswa diterima.

​* Metode Pembelajaran Beragam – Variasi metode (diskusi, proyek, simulasi, permainan).

​* Interaksi Positif di Dalam Kelas – Budaya dialog terbuka dan kerja sama tim.

​* Apresiasi & Penguatan Positif – Motivasi tulus tanpa sanksi atau celaan yang menjatuhkan.

​* Materi Relevan & Kontekstual – Menghubungkan pelajaran dengan kehidupan nyata sehari-hari.

* ​Ice Breaking sebagai Penyegar – Aktivitas ringan untuk menjaga fokus dan psikologis siswa.

* ​Rasa Aman Fisik, Sosial, & Digital – Perlindungan utuh dari kekerasan fisik maupun siber.

​Tidak kalah penting, Amin, S.Pd. juga menggarisbawahi perlunya jaminan keamanan yang menyeluruh bagi siswa, tidak hanya secara fisik dan sosial dari tindakan perundungan (bullying), melainkan juga perlindungan di ranah digital. Di era keterbukaan informasi saat ini, literasi digital yang sehat serta pengawasan ruang siber di lingkungan sekolah menjadi perhatian mutlak demi menjaga kesejahteraan psikologis anak.

​Melalui penerapan delapan pilar ini secara konsisten, SDN Dukuh Sebrang optimistis dapat melahirkan generasi warga belajar yang sehat secara fisik, mental, sekaligus sosial. Pihak sekolah berharap gerakan ini mampu memicu kesadaran kolektif bagi seluruh elemen ekosistem pendidikan di daerah sekitarnya untuk bersama-sama memuliakan anak dan mewujudkan pembelajaran yang bermakna.

Berita Terkait