Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Yusman Dawolo : Bahaya Bohong, Jika Dulu di Atas Sekarang di Bawah, Itulah Saatnya Introspeksi Diri

Nias Gunungsitoli,DiscoveryNews.id – Yusman Dawolo atau yang akrab disapa Bang YD menyampaikan pesan reflektif yang begitu dalam tentang pentingnya kejujuran dalam kehidupan, khususnya bagi seseorang yang pernah menduduki posisi atau jabatan tinggi, tetapi kini berada pada posisi yang berbeda.

Pesan bertajuk ”Bahaya Bohong”ini bukan sekadar kata-kata. Ini adalah nasihat dari seorang yang memahami betul bagaimana rasanya berada di puncak, dan bagaimana rasanya ketika roda kehidupan berputar.

Melalui pernyataannya, Bang YD mengajak setiap orang untuk melakukan introspeksi diri ketika mengalami perubahan kedudukan, dari posisi tertinggi menjadi posisi terendah.

Menurutnya, perubahan posisi tersebut seharusnya menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan hidup, termasuk perilaku dan keputusan yang pernah diambil selama berada di puncak kekuasaan.

“Jika dulu posisi tertinggi dan sekarang duduk di posisi terendah, maka cobalah introspeksi diri,” demikian pesan yang disampaikan Yusman Dawolo dengan penuh keteduhan.

Pesan Yang Menampar Dengan Lembut

Bang YD tidak sedang menyindir siapa pun. Beliau sedang mengingatkan kita semua. Bahwa jabatan, kedudukan, dan kekuasaan bukanlah sesuatu yang bersifat abadi. Hari ini di atas, besok bisa di bawah. Hari ini dihormati, besok bisa dilupakan.

Karena itu, satu-satunya yang akan tetap tinggal adalah kejujuran dan kebaikan yang pernah kita tanam.

Ia juga mengingatkan bahwa kebohongan, perilaku tidak jujur, serta tindakan yang merugikan orang lain dapat membawa konsekuensi dalam kehidupan.

Beberapa perilaku yang disorot antara lain berbuat jahat secara diam-diam, melakukan korupsi dengan mengambil uang rakyat, berbuat curang dalam kompetisi, memanipulasi data, melakukan praktik suap, hingga mengubah peraturan dan undang-undang demi kepentingan pribadi atau kelompok.

Bang YD menilai bahwa setiap perbuatan memiliki konsekuensi. Keburukan yang dilakukan seseorang pada akhirnya dapat berbalik menjadi persoalan bagi dirinya sendiri.

“Buah dari kebohongan itu akan dipanen dengan kehinaan. Sebab siapa pun yang menanam keburukan maka akan menuai keburukan pula. Sebaliknya, siapa pun yang menanam kebaikan, maka akan memanen kebaikan dalam hidupnya, sekarang dan di masa yang akan datang,” ungkapnya.

Kalimat Emas Dari Bang YD

Kalimat ini yang membuat pesan Bang YD begitu kuat dan layak menjadi renungan bagi semua pemimpin:

Siapa yang menanam keburukan, akan menuai keburukan. Siapa yang menanam kebaikan, akan memanen kebaikan._

Itulah hukum kehidupan yang tidak bisa dilawan oleh jabatan, kekuasaan, maupun uang.

Jujur Bukan Sekadar Perkataan

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan kejujuran sebagai prinsip utama dalam menjalani kehidupan, baik dalam lingkungan keluarga, pekerjaan, organisasi, maupun ketika mengemban amanah jabatan publik.

Menurutnya, kejujuran bukan sekadar perkataan, melainkan harus diwujudkan melalui tindakan nyata, sikap bertanggung jawab, serta keberanian untuk tidak menyalahgunakan kepercayaan yang diberikan orang lain.

Di akhir pesannya, Bang YD mengajak semua pihak agar senantiasa menjunjung tinggi nilai kejujuran demi menciptakan kehidupan yang lebih baik.

“Oleh karena itu, mari kita senantiasa bersikap JUJUR. Supaya ke depan hidup TENANG dan tetap BAHAGIA,” tutupnya dengan penuh ketulusan.

Pesan Yusman Dawolo ini menjadi pengingat bagi kita semua, bahwa yang abadi bukanlah jabatan, melainkan kejujuran.

Warta.in

Berita Terkait