Jawa Timur, Rabu, 14 Oktober 2026 — Dalam upaya memperkuat pelayanan rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba, Yayasan Rehabilitasi Narkoba menjalin kerja sama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pembina Kerohanian, Adam Jaenudin, pada hari ini.
Dalam kerja sama tersebut, Yayasan Rehabilitasi Narkoba Griya Damar Panuluh diwakili oleh Ketua DPD Jawa Timur, Muhammad Taufiq, S.H., CLA., sedangkan pihak pembina kerohanian diwakili oleh Adam Jaenudin.
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi dalam mendukung proses pemulihan bagi para penerima manfaat rehabilitasi narkoba, khususnya melalui pendekatan pembinaan kerohanian yang diharapkan dapat berjalan selaras dengan program rehabilitasi.
Melalui kerja sama ini, pembinaan kerohanian diharapkan mampu memberikan dukungan moral dan spiritual, menumbuhkan kesadaran diri, membangun kembali kepercayaan diri, serta memperkuat tekad para penerima manfaat untuk menjalani kehidupan yang lebih sehat dan produktif tanpa narkoba.
Ketua DPD Griya Damar Panuluh Jawa Timur, Muhammad Taufiq, S.H., CLA., menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung keberhasilan rehabilitasi. Menurutnya, pemulihan tidak hanya membutuhkan pendampingan secara fisik dan sosial, tetapi juga perhatian terhadap aspek mental, moral, dan spiritual.
Sementara itu, keterlibatan Pembina Kerohanian Adam Jaenudin diharapkan dapat memberikan pendampingan spiritual yang positif, humanis, dan berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan program rehabilitasi.
Kerja sama ini diharapkan menjadi awal dari sinergi yang berkesinambungan antara lembaga rehabilitasi dan pembinaan kerohanian, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membantu para penerima manfaat kembali ke tengah masyarakat dan menjalani kehidupan yang lebih baik. Bersama, kita pulihkan harapan, bangun masa depan, dan wujudkan kehidupan yang lebih baik tanpa narkoba.































