Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Halo Polres Samosir. Atensi. Peringatan Untuk Warga Pangururan. Tetap Waspada Saat Menggunakan Jasa Becak

Pangururan, warta.in – Kejadian meresahkan yang menimpa salah satu warga pada Senin, 13 Juli 2026 sekitar pukul 16.30 WIB menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Seorang oknum yang menyamar sebagai tukang becak justru membawa kabur barang milik orang yang memintanya bantuan mengangkut barang, padahal kejadian berlangsung saat hari masih terang dan di jalur yang ramai.

Apa yang Terjadi?
Saat itu korban baru saja berbelanja di Pasar Onan Baru, lalu menyewa becak dari gang onan di samping bengkel motor Honda Sihotang untuk membantu mengangkut kandang ayam dari Toko Pakan Ternak Marga Simbolon.

Sebelum masuk ke toko untuk membayar barang, korban sudah berpesan jelas kepada pengemudi becak untuk menunggu, karena nanti akan mampir ke Toko Si Gepeng Sitanggang di Simpang Empat. Namun begitu korban keluar dari toko, becak beserta kandang ayam dan belanjaan (ubi serta jipang) sudah hilang tak berbekas.

Korban menunggu hampir seperempat jam di titik pertemuan, namun oknum tersebut tak kunjung datang. Hingga kini barang belum kembali.

Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
Selama ini kita di Pangururan sering menaruh kepercayaan penuh kepada tukang becak, banyak di antaranya yang masih satu marga dengan kita. Namun kejadian ini membuktikan bahwa penjahat bisa menyamar di mana saja. Jika dibiarkan, pasti akan ada warga lain yang menjadi korban berikutnya.

📌 LANGKAH PENTING AGAR KITA AMAN
Para pembaca Media Online khususnya warga Pangururan Samosir, Sobat sekalian, mari kita lakukan hal-hal sederhana ini saat menyewa becak:

1. Tanyakan identitas dan catat nomor plat
Jangan ragu menanyakan nama lengkap, asal pangkalan, dan mencatat nomor plat becak sebelum berangkat. Jika perlu, ambil foto kendaraannya.
2. Jangan tinggalkan barang berharga di becak sendirian
Jika harus masuk ke toko atau berpisah sebentar, bawalah barang Anda atau pastikan orang terpercaya tetap menjaganya. Jangan pernah membiarkan becak menunggu tanpa pengawasan.
3. Sepakati semua hal sejak awal
Jelaskan rute tujuan secara rinci dan sepakati biaya pengangkutan sebelum berangkat, agar tidak ada salah paham.
4. Segera lapor jika melihat hal mencurigakan
Jika Anda melihat becak atau orang yang mirip dengan ciri-ciri yang dimaksud, atau mengalami kejadian serupa, segera laporkan ke pos polisi terdekat, Polres Samosir, atau pengurus lingkungan.

Ciri-ciri Barang yang Hilang (Mohon Bantuan Info Si oknum Tukang Becak tersebut!)
Kandang ayam kayu kotak persegi 75 cm × 75 cm, tanpa tangga, hanya tutup di depan, waktu diletakkan di bagian belakang besak diikat tali karet hitam
10 kg ubi dan 5 kg jipang dalam kantong kresek
Becak dengan pengemudi duduk di samping, ada tutup terpal di atasnya
Kita tidak perlu mencurigai semua tukang becak—sebagian besar tetap bekerja jujur dan membantu warga dengan tulus. Namun kehati-hatian adalah perlindungan terbaik untuk kita semua.
Mari saling berbagi informasi ini ke tetangga dan grup keluarga, demi keamanan bersama di Pangururan. (red)

Sumber: warta.in

Berita Terkait