Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Rotua Wendeilyna Simarmata, Yuk Simak, 26 Ide Menu Catering Yang Lezat, Variatif, Tetap Hemat

Lumban Suhi Suhi Toruan, warta.in — Gelar akademik yang tinggi tidak harus membuat seseorang berjarak dengan aktivitas sederhana di rumah. Bagi Rotua Wendeilyna Simarmata, memasak justru menjadi salah satu kegiatan yang menyenangkan sekaligus cara untuk mengenang sosok sang ibu, almarhumah Rusli Aminah boru Pasaribu.

Wendy, sapaan akrab Rotua Wendeilyna Simarmata, merupakan perempuan Batak yang memiliki gelar akademik Doktor Ilmu Pemerintahan dari FISIP Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung. Ia juga merupakan salah satu penerima beasiswa Program Doktor dari Bappenas.

Namun, kesibukan akademik dan berbagai aktivitas profesional tidak membuat Wendy melupakan kegemaran yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari: memasak dan mempelajari resep masakan.

«“Gelar Doktor tidak membatasi saya untuk suka mempelajari resep masakan. Walaupun karena keterbatasan bahan dan peralatan memasak, ketika ada waktu senggang saya memasak dari resep keluaran Unilever tersebut,” ujar Wendy.»

Terinspirasi dari Sosok Ibu

Kecintaan Wendy terhadap dunia memasak tidak terlepas dari kenangannya terhadap sang ibu, alm Rusli Aminah boru Pasaribu.

Menurut Wendy, ibunya merupakan putri seorang pengusaha kaya di Pangururan, Samosir, pada masanya. Meski berasal dari keluarga berada, sang ibu tetap memiliki keterampilan memasak yang sangat baik.

Bagi Wendy, kemampuan memasak sang ibu merupakan sesuatu yang mengagumkan.

Ia pun ingin mewarisi semangat tersebut.

«“Saya kagum pada alm ibu saya. Walaupun merupakan putri pengusaha kaya di Pangururan Samosir pada masanya, tetapi tetap jago memasak. Saya pun ingin seperti alm ibu saya,” ungkapnya.»

Bagi Wendy, memasak bukan semata-mata mengenai makanan. Ada kenangan, keteladanan, dan nilai keluarga yang ikut diwariskan melalui aktivitas sederhana tersebut.

26 Ide Menu Catering yang Bisa Menjadi Inspirasi

Bagi masyarakat yang memiliki usaha catering rumahan maupun kantoran, persoalan menu menjadi salah satu hal penting.

Menu harus lezat, tetapi tetap perlu mempertimbangkan harga bahan baku, kebutuhan pelanggan, variasi makanan, hingga kemampuan produksi.

Salah satu referensi yang menarik adalah kumpulan 26 ide menu catering rumahan dan kantoran dari Unilever Food Solutions.

Berbagai menu tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha catering untuk menyusun paket makanan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Mulai dari olahan ayam, daging sapi, seafood, sayuran, lauk pendamping, hingga makanan penutup dapat dikombinasikan menjadi paket catering yang menarik.

Tidak Harus Memiliki Banyak Peralatan Memasak

Menurut Wendy, keterbatasan bahan dan peralatan memasak bukan alasan untuk berhenti belajar.

Justru dengan peralatan yang tersedia di rumah, seseorang dapat mencoba berbagai resep secara sederhana.

Yang terpenting adalah kemauan untuk belajar, mencoba, dan menyesuaikan resep dengan kondisi yang ada.

Bagi pemula yang ingin mencoba usaha catering, cara tersebut juga dapat menjadi langkah awal untuk mengenal karakter bahan makanan, mengatur porsi, menghitung kebutuhan bahan, sekaligus mengetahui menu yang disukai keluarga atau calon pelanggan.

Menu Ayam, Daging Sapi hingga Seafood

Dalam berbagai inspirasi menu catering, ayam menjadi salah satu bahan yang mudah dikreasikan.

Ayam dapat diolah menjadi ayam goreng, ayam bakar, soto ayam, ayam betutu maupun berbagai masakan lainnya.

Sementara itu, daging sapi dapat diolah menjadi rawon, tumis sapi lada hitam, gepuk, dan berbagai menu Nusantara lainnya.

Untuk memberikan variasi, seafood juga dapat menjadi pilihan. Ikan dan cumi dapat diolah dengan berbagai bumbu sehingga menghasilkan menu catering yang tidak monoton.

Kombinasi antara lauk utama, sayuran, lauk pendamping, buah maupun makanan penutup dapat membuat satu paket catering menjadi lebih lengkap.

Memasak sebagai Aktivitas di Waktu Senggang

Bagi Wendy, memasak bukan berarti meninggalkan dunia akademik.

Sebaliknya, aktivitas tersebut menjadi salah satu cara menikmati waktu senggang.

Seorang perempuan dapat memiliki latar belakang pendidikan tinggi, berkecimpung dalam berbagai kegiatan profesional, tetapi tetap menikmati aktivitas domestik yang sederhana.

Menurutnya, pengetahuan dan pendidikan seharusnya tidak membatasi seseorang untuk mempelajari hal-hal baru, termasuk resep masakan.

«“Saya ingin seperti ibu saya. Pendidikan tinggi bukan berarti kita harus meninggalkan keterampilan sederhana yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.”»

Dari Resep Menjadi Inspirasi

Kisah Wendy menunjukkan bahwa memasak dapat menjadi kegiatan yang memiliki makna lebih luas.

Bagi sebagian orang, memasak mungkin hanya aktivitas untuk memenuhi kebutuhan makan. Namun bagi orang lain, memasak dapat menjadi bentuk kreativitas, pembelajaran, bahkan penghormatan terhadap orang tua.

Resep yang ditemukan dari berbagai sumber dapat menjadi titik awal untuk berkreasi.

Tidak harus langsung menghasilkan hidangan yang sempurna. Yang penting adalah berani mencoba dan terus belajar.

Bagi pelaku usaha catering, proses tersebut bahkan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha dengan menyusun menu yang sesuai selera konsumen, harga yang terjangkau, serta kualitas yang konsisten.

Pada akhirnya, gelar akademik, pekerjaan, dan kesibukan profesional tidak harus menjadi batas untuk menikmati hal-hal sederhana dalam kehidupan.

Bagi Rotua Wendeilyna Simarmata, memasak menjadi salah satu cara untuk tetap dekat dengan kenangan sang ibu sekaligus terus belajar.

Dari resep sederhana, lahir kenangan. Dari dapur, lahir kreativitas. Dan dari makanan, sering kali lahir kehangatan sebuah keluarga.

Berita Terkait